
Jangan Anggap Remeh Penyakit Dengkul Kopong
Jika dibiarkan, dengkul kopong dapat menyebabkan depresi pada penderita akibat rasa sakit.
VIVAnews-
Jangan anggap remeh masalah pada lutut seperti nyeri, kaku, dan berat melangkah. Masalah pada dengkul itu terkadang mengakibatkan si penderita tidak kuat berjalan, cepat lelah, sampai tidak mampu jongkok dan mudah jatuh.
"Mungkin saja anda terkena dengkul kopong," kata dokter spesialis tulang Rumah Sakit Siloam, Franky Hartono, di Saint Morriz, Puri Kembangan, Jakarta Barat.
Jika dibiarkan, dengkul kopong dapat menyebabkan depresi pada penderita akibat rasa sakit yang tidak tertahankan. Tidak hanya itu, kondisi ini juga bisa membuat gerakan si penderita menjadi sangat terbatas. Karena, lutut adalah organ yang vital untuk bergerak, dan adanya ketergantungan pada suatu alat yang membuat tidak nyaman.
Menurut Franky, penyebab utama dengkul kopong adalah Osteoarthritis (infeksi sendi dan tulang), Rhematoid arthritis (infeksi sendi dan rhematik), dan cedera yang disebabkan karena keseleo, kerja berat, jatuh, dan olah raga berat.
Franky menjelaskan, solusi termudah adalah melalui langkah memperbaiki diri seperti mengatur posisi tubuh saat beraktifitas, mengurangi berat badan dengan pola makan yang teratur, serta penguatan sendi dengan olahraga. "Itu anjuran seribu langkah per hari sangat baik untuk sendi," ucap dokter lulusan salah satu universitas di Belgia ini.
Cara mengatasinya bisa juga melalui obat-obatan seperti aspirin, NSAID, dan lain-lain. Atau bisa juga dengan suntuk dengkul dengan Hyaluronic acid sebagai pelicin dan cortisone sebagai alat inflamasi. Bila penyakitnya lebih parah, maka dapat ditangani dengan operasi dengkul seperti arthroscopy, osteotomy dan arthroplasty
Franky pun menambahkan, kerja sendi lutut yang normal sama seperti engsel yakni gerakan mulus tanpa suara, yang bisa menekuk dan sedikit melintir. Sendi yang rusak seperti engsel rusak akan terdengar suara bila digerakkan.
Soal dengkul kopong itu cuma mitos semata. Faktanya, masturbasi tidak menyebabkan dengkul menjadi kopong. Sperma tidak diproduksi dan tidak disimpan di dalam lutut, melainkan di testis. Pada tubuh remaja laki-laki yang sehat, setiap hari sperma diproduksi lebih dari 50 juta sel. Setelah masturbasi, biasanya timbul rasa lelah karena masturbasi mengeluarkan energi. Itulah yang membuat lemas, bukan karena lututnya jadi kosong.
( bagi yang suka mastrubasi lo.... )
So,sekarang udah ngerti dong........
Ini mitos lainnya yg gak perlu dipercaya kebenarannya adalah mitos seputar :
1. melihat keperawanan seorang wanita dari cara dia berjalan,
2. selaput dara robek = tidak perawan,
3. ML pertama wanita pasti ada darahnya,
4. dorongan seksual laki2 lebih besar dari wanita
5. wanita berdada besar = nafsunya juga besar
6. ML dengan pacar merupakan ujud cinta
7. sering masturbasi/onani akan membuat mandul
8. minum cocacola bisa membuat mens lebih cepat selesai
9. PMS (Penyakit Menular Seksual) dapat dicegah dengan mencuci alat kelamin
10. Wanita dapat hamil kalau berenang bersama pria
11. Kehamilan dapat dicegah setelah ML bila selesai ML si wanita loncat2
Jadi sekarang jangan percaya mitos ya, dan tergantung pada anda - anda semua aja yang menjalaninya....
Total Tayangan Halaman
Kamis, 05 November 2009
Jangan Anggap Remeh Penyakit Dengkul Kopong
Langganan:
Postingan (Atom)